Trailer Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Ungkap Rephaim, Iblis Kuno yang Dihadapi Lukman Sardi dan Jerome Kurnia

Trailer Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Ungkap Rephaim, Iblis Kuno yang Dihadapi Lukman Sardi dan Jerome Kurnia



Tayang Mulai 8 Oktober 2026 di Bioskop Hadir di Studio Magnify 8 Cinepolis untuk Pengalaman Menonton Lebih Nyata



Jakarta, 10 September 2026 - Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment merilis trailer resmi film horor eksorsisme Kuasa Gelap: Perjanjian Darah. Trailer ini untuk pertama kalinya menampilkan sosok entitas kuno bernama Rephaim. Lukman Sardi dan Jerome Kurnia, yang memerankan Romo Rendra dan Romo Thomas, kembali menjalankan ritual eksorsisme, kali ini menghadapi Rephaim, kekuatan yang jauh melampaui apa yang pernah mereka hadapi sebelumnya.


Rephaim adalah entitas kuno yang bersekutu dengan Fallen Angels untuk mencari manusia sebagai pengikutnya, menawarkan banyak hal dengan satu imbalan: nyawa.



Daniel yang diperankan Venly Arauna menjadi sosok teror yang sesungguhnya. Tubuhnya dirasuki iblis purba yang sangat berbahaya, ancaman yang tidak berhenti pada satu keluarga, tapi meluas hingga mengancam seluruh wilayah. Posternya menegaskan hal yang sama: di tengah kegelapan itu, Kuasa Tuhan berdiri melindungi kedua Romo dalam perjalanan spiritual mereka.



Disutradarai oleh Rizal Mantovani dengan sinematografi Yadi Sugandi, naskah Kuasa Gelap: Perjanjian Darah ditulis oleh Robert Ronny dan Andri Cahyadi. Diproduseri oleh Robert Ronny dan Prima Taufik, dengan Andi Boediman sebagai produser eksekutif.



Karakter entitas kuno Rephaim didesain Robert Ronny dengan inspirasi dari sineas yang juga sahabatnya, Monty Tiwa.



"Fallen Angels selalu mencoba mempengaruhi manusia untuk membuat perjanjian darah dengan imbalan jiwa mereka. Yang ingin kami angkat di film ini adalah: meskipun manusia telah berdosa dan meninggalkan Tuhan, Tuhan selalu setia. Selama kita masih mau kembali kepada-Nya, Tuhan akan tetap menerima kita dan memberikan berkat serta perlindungan-Nya," ujar produser Robert Ronny.



"Tidak banyak film yang berani mengatakan bahwa kegelapan itu nyata dan bahwa ada jalan untuk menghadapinya. Kami membuat film tentang pilihan yang dibuat satu generasi ternyata harus dibayar oleh generasi berikutnya," ujar produser eksekutif Andi Boediman.

"Di sekuelnya, skala ceritanya jauh lebih besar. Film ini tidak hanya berpusat pada satu keluarga, namun juga berdampak pada seluruh wilayah. Taruhannya bukan satu nyawa, tapi banyak," ujar sutradara Rizal Mantovani.



"Dalam Gereja Katolik, seorang imam eksorsis dituntut mempersiapkan diri secara rohani melalui Sakramen Rekonsiliasi (pengakuan dosa). Kuasa pembebasan berasal dari Kristus, namun disposisi batin dan kesucian hidup sang imam juga sangat penting. Keterbukaan dan kebersihan jiwa sang imam menjadi sarana yang baik untuk efektivitas tindakan eksorsis," ujar Lukman Sardi.



"Ketika Romo Rendra mulai goyah, Romo Thomas justru harus berdiri paling teguh. Tapi keyakinan yang terlalu besar pada diri sendiri bisa menjadi batu sandungannya," ujar Jerome Kurnia.



Kuasa Gelap: Perjanjian Darah dibintangi Lukman Sardi, Jerome Kurnia, Venly Arauna, Ferry Salim, Feby Febiola, Lydia Kandou, Sisca Saras, Keysha Angelica, Kiki Narendra, dan Faiz Vishal.



Kuasa Gelap: Perjanjian Darah menjadi film Indonesia kelima yang tayang dalam format IMAX, menghadirkan pengalaman sinematik yang imersif di layar terbesar. Skalanya melampaui prekuelnya yang sukses mencetak blockbuster.



Selain format IMAX, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah juga tayang di Magnify 8 Cinepolis. Teknologi Magnify 8 dikembangkan oleh Lumma bekerja sama dengan Cinépolis Cinemas, menghadirkan pengalaman sensorik tambahan melalui kursi berteknologi getaran (vibration) dan pengeras suara bass (bass shaker).



Sensasi getarannya bervariasi dari getaran lembut hingga dentuman kuat yang selaras dengan audio film membuat penonton merasakan pengalaman eksorsisme seakan lebih nyata. Teknologi ini juga digunakan dalam pemutaran Avatar: Fire and Ash.



Diproduksi oleh Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah juga didukung oleh Legacy Pictures, SRN, Virtuelines Entertainment, WOW Multinet Pictures, Mokster Films, dan Netzme Gateway.



Ikuti informasi terbaru melalui akun Instagram resmi @kuasagelap.id dan saksikan Kuasa Gelap: Perjanjian Darah mulai 8 Oktober 2026 di seluruh bioskop Indonesia.



***



AKUN MEDIA SOSIAL
Instagram : paragonpictures.id | @kuasagelap.id



Twitter/X : paragonpics_
Tiktok : paragonpictures.id
Youtube : Paragon Pictures
Facebook : Paragon Pictures
Hashtag : #KuasaGelap #Kuasa Gelap Perjanjian Darah



TENTANG PARAGON PICTURES



Berdiri sejak tahun 2019, Paragon Pictures berfokus pada pengembangan, produksi, pemasaran, dan distribusi film untuk pasar Indonesia maupun global. Beberapa karya yang telah dirilis antara lain Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?, Tak Ingin Usai Di Sini, The Most Beautiful Girl in the World, Kuasa Gelap, Kalian Pantas Mati, Backstage, dan Losmen Bu Broto.



TENTANG IDEOSOURCE ENTERTAINMENT



Ideosource Entertainment adalah perusahaan hiburan yang berinvestasi di industri film dan ekosistemnya. Hingga kini, Ideosource Entertainment telah berinvestasi di 23 film layar lebar, termasuk Qodrat, Keluarga Cemara, Gundala dan Bebas.



TENTANG LEGACY PICTURES



Berdiri sejak tahun 2011, Legacy Pictures berkomitmen mendukung insan-insan kreatif perfilman Indonesia dalam menghasilkan karya yang berkualitas. Sejumlah film nasional box office yang turut didukung oleh Legacy Pictures di antaranya adalah Ada Apa dengan Cinta 2, Pengabdi Setan 2: Communion, Agak Laen, The Architecture of Love, dan Siksa Kubur.



TENTANG SRN



SRN Production (PT Selaras Raya Nusantara) adalah perusahaan kreatif yang bergerak di bidang produksi, talent management, dan kolaborasi strategis di industri hiburan Indonesia. Berkomitmen menghadirkan karya berkualitas melalui film, konten digital, dan kemitraan dengan berbagai brand, SRN terus mendukung pertumbuhan ekosistem kreatif nasional.



TENTANG VIRTUELINES



Virtuelines adalah perusahaan produksi film asal Indonesia yang didirikan oleh Arya dan Ardi Setiadharma, investor di ekosistem startup Indonesia. Mereka membawa keahlian bisnis ke industri film bersama Jelita Septriasa. Virtuelines telah berinvestasi di berbagai film seperti Pemukiman Setan, Kuasa Gelap, dan Qodrat 2.



TENTANG WOW MULTINET PICTURES



Wow Multinet Pictures adalah perusahaan investasi yang berfokus pada pembiayaan dan produksi bersama film-film Indonesia. WMP mengutamakan proyek berkualitas tinggi dengan potensi penonton yang luas, membangun kemitraan strategis dengan pelaku industri, serta menerapkan investasi demi pertumbuhan industri.



TENTANG MOKSTER FILMS



Mokster Films adalah perusahaan investasi dan penjualan yang berfokus pada konten produksi Asia. Mengkhususkan diri dalam penjualan internasional, pengembangan, dan pembiayaan film, Mokster Films menjembatani para pembuat film Asia dengan penonton global.



TENTANG NETZME GATEWAY



PT Netzme Kreasi Indonesia ("Netzme") adalah Perusahaan Jasa Pembayaran Kategori 1 berlisensi Bank Indonesia yang fokus menyediakan solusi pembayaran digital aman dan mudah diakses, khususnya bagi UMKM. Melalui layanan berbasis QRIS, Netzme mendukung kebutuhan pelaku usaha sekaligus memperluas literasi digital. Saat ini Netzme telah bermitra dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Jakpreneur-sebagai wujud komitmen dalam membuka akses teknologi digital bagi UMKM di seluruh Indonesia.



KONTAK
POPLICIST Publicist
publicist@poplicist.com
Nova

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Film Esok Tanpa Ibu Rilis Official Teaser BIFF 2025 Version Tampilkan Perjalanan Emosional Ali Fikry Menghadapi Duka

PERTARUHAN THE SERIES 3:The Biggest Action Series in Indonesia is Back!“Kasih Paham Pake Hantam!”

Bukan Film Horor, “Pesugihan Sate Gagak” Siap Jadi ObatManjur Bikin Tertawa Satu IndonesiaAksi ‘Trio Gagak’ Bikin Ngakak Mulai 13 November 2025 Di Bioskop