Postingan

Horor di Siang Bolong! Karina Salim & Rachel Amanda Dihantui Suara Tak Terlihat dalam Film Hasut!

Gambar
Horor di Siang Bolong! Karina Salim & Rachel Amanda Dihantui Suara Tak Terlihat dalam Film Hasut! Film Hasut tayang mulai 8 Oktober 2026 di bioskop Jakarta, 10 September 2026- T uta Films merilis official trailer dan poster film horor-misteri Hasut yang menjadi debut penyutradaraan Ilya Sigma. Trailer menampilkan situasi yang menegangkan di tengah hutan, saat empat sahahat, yang diperankan Karina Salim, Rachel Amanda, Marthino Lio, dan Kevin Ardilova saling tak percaya satu sama lain. Seara-suara gaib mendorong mereka dan mengacaukan. rencana healing. Hutan di film ini akan berperan sangat dominan, menghadirkan nuansa yang tenang, namun ketika suara-suara gaib itu muncul, kekacauan terjadi. Suara-suara itu menghasut untuk saling melukai satu sama lain, memberikan teror yang mengganggu secara psikologis. Sementara itu, official poster menampilkan empat karakter utama film ini dengan nuansa kekacauan dan teror yang ada di belakang mereka, memberikan lapisan yang akan ada ...

Apa yang Sebenarnya Terjadi? FILM LINGSIR WENGI MOTEL MALIOBORO Mulai Ungkap Misterinya Lewat Launching Poster dan Trailer

Gambar
Apa yang Sebenarnya Terjadi? FILM LINGSIR WENGI MOTEL MALIOBORO Mulai Ungkap Misterinya Lewat Launching Poster dan Trailer Film horor terbaru memperkenalkan sekilas karakter dan atmosfer mencekam, namun masih menyimpan misteri yang belum terungkap. Jakarta, 10 September 2026 Apa yang sebenarnya terjadi ketika misteri itu mulai terungkap? Pertanyaan tersebut menjadi salah satu rasa yang ditinggalkan FILM LINGSIR WENGI MOTEL MALIOBORO melalui peluncuran official poster dan official trailer. Untuk pertama kalinya, penonton dapat melihat sekilas atmosfer, karakter dan trailer yang menjadi pintu masuk menuju misteri film ini. Official poster dan trailer FILM LINGSIR WENGI MOTEL MALIOBORO tidak hanya memperlihatkan nuansa mencekam yang menjadi identitas film, tetapi juga memberikan nuansa yang intens. Berbagai visual yang ditampilkan seolah menjadi petunjuk awal, namun masih menyisakan banyak hal yang belum terjawab. Disutradarai oleh Adhe Dharmastriya dengan naskah yang ditulis ...

BPI Perkuat Ekosistem Perfilman: Gandeng Eagle Institute untuk Talenta Dokumenter, Fasilitasi Diskusi Pelestarian Arsip Film Indonesia

BPI Perkuat Ekosistem Perfilman: Gandeng Eagle Institute untuk Talenta Dokumenter, Fasilitasi Diskusi Pelestarian Arsip Film Indonesia Jakarta, 10 September 2026 Dalam upaya menyeluruh memperkokoh ekosistem sinema nasional, Badan Perfilman Indonesia (BPI) menempuh dua langkah strategis sekaligus selama sepekan terakhir, mencakup sektor hulu hingga hilir-mulai dari pembinaan talenta film dokumenter hingga pelestarian warisan perfilman tanah air. Untuk membenahi hambatan utama pada sektor dokumenter, BPI secara resmi bermitra dengan Eagle Institute Indonesia, penyelenggara Eagle Awards Documentary Competition yang berpengalaman lebih dari satu dekade melahirkan sineas dokumenter. Kemitraan ini berfokus mengatasi putusnya mata rantai antara tahap penciptaan gagasan, proses produksi, hingga penayangan kepada penonton. Menurut Ketua Umum BPI, Fauzan Zidni, kolaborasi ini meliputi lima pilar utama: peningkatan pengembangan dan produksi, penyelarasan standar kompetensi, perluasan jangkauan di...

Trailer Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Ungkap Rephaim, Iblis Kuno yang Dihadapi Lukman Sardi dan Jerome Kurnia

Gambar
Trailer Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Ungkap Rephaim, Iblis Kuno yang Dihadapi Lukman Sardi dan Jerome Kurnia Tayang Mulai 8 Oktober 2026 di Bioskop Hadir di Studio Magnify 8 Cinepolis untuk Pengalaman Menonton Lebih Nyata Jakarta, 10 September 2026 - Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment merilis trailer resmi film horor eksorsisme Kuasa Gelap: Perjanjian Darah. Trailer ini untuk pertama kalinya menampilkan sosok entitas kuno bernama Rephaim. Lukman Sardi dan Jerome Kurnia, yang memerankan Romo Rendra dan Romo Thomas, kembali menjalankan ritual eksorsisme, kali ini menghadapi Rephaim, kekuatan yang jauh melampaui apa yang pernah mereka hadapi sebelumnya. Rephaim adalah entitas kuno yang bersekutu dengan Fallen Angels untuk mencari manusia sebagai pengikutnya, menawarkan banyak hal dengan satu imbalan: nyawa. Daniel yang diperankan Venly Arauna menjadi sosok teror yang sesungguhnya. Tubuhnya dirasuki iblis purba yang sangat berbahaya, ancaman yang tidak berhenti pada...

JELANG TAYANG NASIONAL, URANG BUNIAN KIAN LAYAK DINANTIKAN PECINTA FILM HOROR INDONESIA

Gambar
JELANG TAYANG NASIONAL, URANG BUNIAN KIAN LAYAK DINANTIKAN PECINTA FILM HOROR INDONESIA Setelah memperoleh sambutan positif melalui rangkaian Special Screening di berbagai kota, perhatian publik terhadap URANG BUNIAN terus meningkat. Gala Premiere Jakarta menjadi momentum yang memperkuat ekspektasi menjelang penayangan serentak pada 17 September 2026. Jakarta, 10 September 2026- Kurang dari sepekan menjelang penayangan nasional, URANG BUNIAN mulai menempatkan diri sebagai salah satu film horor Indonesia yang paling banyak menarik perhatian publik bulan ini. Setelah diperkenalkan melalui berbagai rangkaian Special Screening di sejumlah kota, film produksi DHF Entertainment tersebut memperoleh sambutan positif dari media, komunitas film, kreator konten, hingga para penonton yang berkesempatan menyaksikan lebih awal. Momentum tersebut berlanjut dalam Gala Premiere Jakarta yang dihadiri produser Johansyah Jumberan dan Victor G. Pramusinto, sutradara Rendy Herpy, serta para pema...

Film Memburu Pemangsa Libatkan 3.000+ Siswa dalam Kampanye Perlindungan Diri, Ajak Warga Blok M Untuk Gerakkan #JagaAnakAnak, serta Hadirkan Kolaborasi 1 Juta Cup untuk Perkuat Awareness Perlindungan Anak

Gambar
Film Memburu Pemangsa Libatkan 3.000+ Siswa dalam Kampanye Perlindungan Diri, Ajak Warga Blok M Untuk Gerakkan #JagaAnakAnak, serta Hadirkan Kolaborasi 1 Juta Cup untuk Perkuat Awareness Perlindungan Anak Film Memburu Pemangsa tayang mulai 24 September 2026 di bioskop Jakarta, 9 September 2026 Menjelang penayangannya di bioskop pada 24 September 2026, film Memburu Pemangsa persembahan Sinemaku Pictures menghadirkan sejumlah rangkaian kegiatan yang bertujuan membangun awareness tentang ruang aman bagi anak-anak. Mulai dari berdiskusi dengan anak-anak sekolah, hingga kolaborasi strategis demi menjangkau publik luas. Kampanye #JagaAnakAnak Goes to School Sinemaku Pictures bersama film Memburu Pemangsa membawa kampanye #JagaAnakAnak ke lingkungan pendidikan. Dalam dua hari, kampanye ini menjangkau sekitar total 3.000 siswa di SMK Pustek Serpong dan SMAN 2 Kota Serang melalui rangkaian edukasi mengenai perlindungan anak yang dikemas lewat talkshow dan game interaktif. Kampanye #...

Perankan Seorang Ibu Bisu di Film Horor Internasional, Aghniny Haque Akui Karakter Melor dalam Film Khadam Jadi Peran Paling MenantangJakarta, 9 September 2026 Aktris serbabisa Aghniny Haque resmi mencatatkan debut internasionalnya lewat film horor teranyar, Khadam. Terlibat dalam produksi berskala regional, Aghniny mengakui bahwa proyek perdananya di kancah mancanegara ini menyuguhkan ujian akting paling berat dan menantang sepanjang kariernya.Khadam merupakan karya kolaborasi lintas negara yang diproduksi oleh Red Communications dan Komet Productions asal Malaysia, bekerja sama dengan dua rumah produksi kenamaan Indonesia, MAGMA Entertainment dan VMS Studios. Sinergi dua negara serumpun ini memberi ruang baru bagi Aghniny untuk memperluas jangkauan seni perannya di industri perfilman internasional.Terkait pengalaman barunya tersebut, Aghniny membagikan kesan mendalam selama berada di lokasi syuting. "Aku benar-benar bersyukur bisa dapat pengalaman ini. Awalnya emang gugup karena ini project internasional pertamaku, tapi ternyata semua cast dan crew sangat menerima dengan hangat," ungkap Aghniny.Kuasai Bahasa Isyarat dari Nol Demi Sosok MelorTantangan terbesar Aghniny di film ini berpusat pada karakternya, Melor-seorang ibu yang tidak dapat berbicara. Tanpa bantuan dialog lisan, ia dituntut mengandalkan kekuatan ekspresi mikro wajah, gerak tubuh, dan penguasaan bahasa isyarat untuk mentransmisikan rasa takut, duka, hingga tekad melindungi anak-anaknya dari jeratan teror gaib.Tingkat kerumitan semakin tinggi karena Khadam berlatar era 1950-an. Hal ini mengharuskan Aghniny mempelajari bentuk bahasa isyarat arkais yang tidak umum digunakan saat ini, langsung dari titik nol."Aku bisa bilang ini salah satu peran paling menantang bagiku. Nggak hanya harus melakukan syuting di lingkungan baru, tapi gimana aku harus menunjukkan emosi tanpa kata-kata dan hanya menggunakan bahasa isyarat yang aku harus pelajari dari awal," tegasnya.Terlihat dalam official poster dari Khadam, film ini membawakan horor yang berbeda dengan film-film lainnya. Akar yang tumbuh mengelilingi kepala dari Melor dengan keluarga dan rumahnya yang terlihat di dalamnya menunjukkan beban psikologis yang dihadapi karakter ini dalam cerita Khadam.Selain kepiawaian Aghniny Haque sebagai pemeran utama, Khadam turut diperkuat oleh deretan bintang ternama Malaysia, antara lain Remy Ishak, Siti Khadijah Halim, Zarra Zaff, Karl El, dan aktris senior June Lojong.Penampilan emosional tanpa kata dari Aghniny Haque dalam film Khadam dapat disaksikan serentak di bioskop-bioskop seluruh Indonesia mulai 16 September 2026.Ikuti informasi terbaru dan cuplikan resmi yang dapat diakses melalui akun media sosial @khadamthemovie dan @cbipictures.About Red Communications2/3Founded in 1999, Red Communications is an award-winning Malaysian production house with a strong legacy in film, television and digital content. Renowned for shaping youth-driven and culturally resonant stories, Red has produced some of Malaysia's most iconic feature films including Gol & Gincu (2005), its sequel Gol & Gincu Vol.2 (2018), Kami the Movie (2008), Istanbul Aku Datang! (2012), Sabalik Baju (2021) and Songlap (2011), each celebrated for redefining contemporary Malaysian cinema and connecting with new generations of audiences. Beyond film, Red has built an acclaimed portfolio across television and branded content with hits like Oh My English! (International Digital Emmy nominee), Club Mickey Mouse (Best Kids Show, Asian Academy Creative Awards 2018-2020) and From Saga With Love (Best Comedy Series, Asia Academy Creative Awards 2024).Red's work has also been recognised on global stages, with Operation Sumatran Rhino screening at the New York Wildlife Conservation Film Festival and long-running TV Series 3R (Respect, Relax, Respond) winning Best Infotainment Award at the 2002 Asia Television Awards. With over two decades of storytelling excellence, Red Communications continues to push creative boundaries in cinema and beyond, collaborating with international partners while championing authentic Malaysian voices on the global stage.About Komet ProductionsHelmed by experienced Southeast Asian ("SEA") content and media professional Ahmad Izham Omar, Komet is the brand name that binds the different Komet companies together in its sole vision of producing, distributing and investing into new and progressive SEA creative content.Always on the lookout for "something new and exciting", Komet begun operations in July 2023 with a bang, securing investment into the hottest creative content IPs in the SEA region including becoming one of the Executive Producers of the landmark film Siksa Kubur directed by SEA's premier director Joko Anwar, the mega-successful Blood Brothers Bara Naga from Malaysia's blockbuster producer Skop Productions and premier SEA animated movie Ejen Ali The Movie 2 from Wau Animation which was a hit in Southeast Asia. With a high-quality curation of an ever-growing number of film slates, Komet has now turbocharged its journey into becoming a premiere producer, distributor and investor of brave and new creative content from young and emerging creative voices from SEA for global consumption.About MAGMA EntertainmentMagala Media Arthamakmur, atau yang lebih dikenal dengan MAGMA Entertainment adalah kelanjutan dari Garuda Film, PH Indonesia di bawah kepemimpinan Hendrick Gozali yang sejak era 80an telah menghasilkan banyak tonggak sejarah film Indonesia, serta memenangkan lebih dari 25 Piala Citra selaku supremasi tertinggi dalam Festival Film Indonesia. Kini, di bawah arahan Linda Gozali dan Charles Gozali, MAGMA Entertainment tetap memegang visi-misi dan signatur. MAGMA Entertainment terus memproduksi film-film yang mentransformasi audiensnya lewat nilai baik serta penuh hati. Beberapa portofolio besar MAGMA Entertainment antara lain: Finding Srimulat (2013), Nada Untuk Asa (2015), Juara (2016), Sobat Ambyar (2021), Qodrat (2022), Pemukiman Setan (2024), Qodrat 2 (2025) dan Tumbal Darah (2025).About VMS StudiosVisual Media Studio (VMS) adalah rumah produksi film yang berbasis di Jakarta dan didirikan pada tahun 2022. VMS hadir dengan visi untuk menginspirasi, menghibur, dan terhubung dengan penonton, baik di tingkat lokal maupun global. Di VMS, kami berkomitmen untuk terus mendorong batasan kreativitas dan menciptakan kisah-kisah yang menggugah dan relevan lintas budaya.Proyek perdana kami, Pemandi Jenazah, menjadi tonggak awal yang mengukuhkan posisi VMS di industri film regional. Disutradarai oleh Hadrah Daeng Ratu dan ditulis oleh penulis skenario box office Lele Laila, film ini mencatat kesuksesan luar biasa dengan meraih 3,5 juta penonton di seluruh dunia. Film ini juga menjadi film Indonesia dengan pendapatan tertinggi kedua di Malaysia sepanjang masa, serta menempati posisi kedua box office nasional di kuartal pertama 2024.Dengan semangat untuk terus menghadirkan cerita-cerita bermakna dan menginspirasi, VMS siap melangkah lebih jauh dan menjangkau lebih banyak hati penonton di masa depan.About CBI PicturesCBI Pictures adalah perusahaan distribusi dan hiburan film di Indonesia yang menghadirkan beragam film. internasional dan film konser musik kepada penonton Indonesia. Melalui distribusi teatrikal, pemasaran, serta kolaborasi strategis dengan berbagai mitra industri, CBI Pictures berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman sinema yang beragam, berkualitas, dan bagi penonton di Indonesia.CBI Pictures bekerja sama dengan produser, studio, pemegang hak, sineas, jaringan bioskop, serta berbagai mitra industri untuk memperluas jangkauan film dan mempertemukan karya-karya pilihan dengan audiens Indonesia.

Gambar
Perankan Seorang Ibu Bisu di Film Horor Internasional, Aghniny Haque Akui Karakter Melor dalam Film Khadam Jadi Peran Paling Menantang Jakarta, 9 September 2026 Aktris serbabisa Aghniny Haque resmi mencatatkan debut internasionalnya lewat film horor teranyar, Khadam. Terlibat dalam produksi berskala regional, Aghniny mengakui bahwa proyek perdananya di kancah mancanegara ini menyuguhkan ujian akting paling berat dan menantang sepanjang kariernya. Khadam merupakan karya kolaborasi lintas negara yang diproduksi oleh Red Communications dan Komet Productions asal Malaysia, bekerja sama dengan dua rumah produksi kenamaan Indonesia, MAGMA Entertainment dan VMS Studios. Sinergi dua negara serumpun ini memberi ruang baru bagi Aghniny untuk memperluas jangkauan seni perannya di industri perfilman internasional. Terkait pengalaman barunya tersebut, Aghniny membagikan kesan mendalam selama berada di lokasi syuting. "Aku benar-benar bersyukur bisa dapat pengalaman ini. Awalnya ema...