500 Extras, 30 Ribu Penonton Festival, 5 Copet Konser! Erat dalam Dekat Tunjukkan Kerumitan dan Kenekatan di Balik Produksi Film Operasi Pesta Copet
500 Extras, 30 Ribu Penonton Festival, 5 Copet Konser! Erat dalam Dekat Tunjukkan Kerumitan dan Kenekatan di Balik Produksi Film Operasi Pesta Copet
Film Operasi Pesta Copet tayang mulai 27 Agustus di bioskop!
Jakarta, 28 Agustus 2026 Film Operasi Pesta Copet persembahan Imajinari yang bekerja sama dengan Angin Segar dan Boss Creator tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 27 Agustus 2026. Film ini telah menjadi perbincangan banyak warganet, bahkan sejak masa awal hingga mendekati masa tayang. Tak terkecuali saat dirilisnya video di balik layar proses produksi filmnya, dalam video berjudul Erat dalam Nekat, yang menampilkan keliaran, kenekatan, dan kompleksitas skala produksi filmnya.
Video Erat dalam Nekat menampilkan kisah-kisah humanis yang tak terungkapkan. Menangkap detail-detail proses kolaboratif dari berbagai departemen produksi yang menunjukkan dedikasi tinggi. Salah satu yang paling menonjol dalam proses produksi Operasi Pesta Copet adalah saat film ini harus syuting di tengah kerumunan 30 ribu penonton festival musik terbesar Indonesia, Pestapora. Berikut adalah fakta-fakta menarik di balik produksi film Operasi Pesta Copet
1. Syuting Bersama 30 Ribu Penonton Festival
"Bukan cuma penonton, tapi juga kru konser, security, dan band-band yang manggung. Jadi kami benar-benar syuting di konser, bukan sekadar 100-200 orang tapi ada 30 ribu orang di dalamnya," ujar produser Dipa Andika.
"Melelahkan tentu saja berhadapan dengan 30 ribu orang, dengan adegan besar, jumlah orang yang besar, tempat yang tidak steril, dan dengan waktu yang terbatas. Untungnya, saya kenal dengan semua kru yang terlibat untuk membangun panggung-panggung di Pestapora," tambah sutradara Edy Khemod.
Salah satu adegan paling epik adalah ketika menghadirkan Raja Dangdut Rhoma Irama di film ini. Bahkan, menurut penuturan Khemod, Rhoma mendedikasikan satu lagu khusus untuk digunakan di film ini, yang menurutnya cocok, yakni 1001 Macam.
2. Melibatkan 500 Extras dan Bangun Panggung Khusus
Selain merespons momen-momen di Pestapora, tim produksi juga menciptakan adegan yang melibatkan 500 extras. Para extras terlibat dalam beberapa adegan termasuk dalam kerumunan penonton festival, hingga menjadi penonton konser metal.
Selama 11 tahun saya bikin film, selalu ngeri ketika ada yang bilang, "gampang itu mah," itu was-was. Khemod sering bilang seperti itu. Tapi jadi was-was, ini beneran gampang enggak sih? Dan ternyata semua prosesnya memang smooth, digarap sama sutradara yang sudah sangat paham dalam produksi stage," ujar produser Ernest Prakasa.
Dalam film Operasi Pesta Copet, tim produksi juga harus membangun panggung khusus untuk mengambil adegan konser metal dan beberapa panggung yang ada di Pestapora. Meski terkesan rumit, tetapi rencana tersebut berjalan dengan lancar dan membuat produksinya terlihat megah dan belum pernah dilakukan di perfilman Indonesia sebelumnya.
3. Semua Tim Produksi Dapat Katering yang Sama dan Setara
Di luar sisi teknis artistik produksi, Imajinari juga menjamin seluruh tim yang terlibat dalam produksi juga mendapatkan hak yang setara, termasuk urusan makanan. Dari seluruh departemen produksi paling bawah hingga paling atas, semua mendapatkan makanan yang sama dan setara tanpa dibeda-bedakan statusnya, mulai dari unit, extras, pemeran utama, produser, dan sutradara.
"Katering enak itu jamak, di produksi iklan pun demikian. Tapi semua kru sampai driver makan yang sama dengan saya sebagai, itu terjadi diproduksinya Imajinari," cerita Khemod.
4. Treatment Mockumentary dan Spider Cam Manual
Untuk menggambarkan realitas yang dekat di kehidupan pinggiran kota, Khemod memilih pendekatan yang lebih 'raw', bersama sinematografer Dicky Maland. Khemod ingin penonton merasakan berada bersama gerak para karakternya.
"Idenya adalah mockumentary, gambar-gambar seperti dalam dokumenter dengan kamera handheld, punch in zoom, agar penonton bisa ikut di dalamnya," kata Khemod.
"Karena handheld, bahkan ada lensa yang kami gunakan itu besarnya sebesar bayi manusia," tambah sinematografer Dicky Maland.
Untuk menangkap kemegahan set dan skala besar dalam filmnya, di salah satu adegan Dicky juga menggunakan spidercam, sebuah kamera gantung yang biasanya digunakan dalam tayangan pertandingan sepak bola, tapi digerakkan secara manual oleh kru produksi.
5. Muncul Bocoran 2 Menit Film Operasi Pesta Copet
Setelah heboh poster bioskop film Operasi Pesta Copet yang tercopet, dan ramai diperbincangkan warganet, kini kehebohan juga kembali muncul saat dua menit awal durasi filmnya bocor!
Pada durasi awal, menunjukkan saat ljal (Iqbaal Ramadhan) yang tertangkap mencopet di Pestapora tengah diwawancara oleh jurnalis televisi. Ijal pun menceritakan awal mula mengapa ia mencopet dan menjelaskan kondisinya.
"Saya mendoakan yang terbaik untuk seluruh pemain dan tim produksi film Operasi Pesta Copet. Bagi saya, mereka layak mendapat apresiasi, karena apa yang mereka berikan luar biasa," ujar Khemod.
Operasi Pesta Copet diproduksi oleh Imajinari, bekerja sama dengan Angin Segar dan Boss Creator, tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 27 Agustus 2026. Premisnya memang tentang copet, tetapi hatinya tentang persahabatan, dan menceritakan konteks sosial dan emosi yang mendalam.
Nantikan kehadiran geng copet untuk berpesta di kotamu!
Sinopsis
Terjepit tekanan ekonomi, ljal (Iqbaal Ramadhan) dkk, nekat mencopet di festival musik terbesar Indonesia, Pestapora. Syuting di tengah festival dengan puluhan ribu penonton, inilah film paling berani dari Imajinari.
TENTANG IMAJINARI
3/4 Im Imajinari adalah studio film muda di Dipanesia yang menitikberatkan pada cerita yang segar dan berpijak pada visi sutradara. Rekam jejak Imajinari diantaranya adalah film "AGAK LAEN: MENYALA PANTIKU!" y sepanjang masa di Indonesia dengan perolehan lebih dari 11 juta penonton, film mega box office "A lebih dari 9,1 juta penonton, serta "Jatuh Cinta Seperti Di Film Film" yang memenangkan Film Terbaik, Skenario Asli Te Aktor dan Aktris Utama Terbaik pada ajang Festival Film Indonesia tahun 2024. ang
Didirikan oleh duo Ernest Prakasa & Dipa Andika, Imajinari memulai debutnya melalui film "Ngeri-Ngeri Sedap" (2022), sebuah film yang kemudian menjadi Official Selection Indonesia untuk Academy Awards 2023.
TENTANG ANGIN SEGAR
Angin Segar terbentuk dari kegelisahan pekerja produksi iklan di bawah naungan Cerahati yang ingin lebih fokus mengerjakan proyek inisiatif sendiri. Video musik dari Seringai dan The Panturas dengan pendekatan film cerita pendek, film dokumenter GELORA merupakan proyek awal inisiatif tersebut. Film music scoring, audio mixing & mastering juga menjadi kendaraan kami dalam berinisiatif di industri film. Operasi Pesta Copet diharapkan menjadi langkah awal baru untuk lebih aktif berinisiatif mengembangkan cerita dan memproduksinya dalam medium film.
TENTANG BOSS CREATOR
BOSS Creator adalah promotor musik dan festival terkemuka di Indonesia. Salah satu acara unggulannya adalah Pestapora, sebuah festival musik yang menghadirkan pengalaman unik dan tak terlupakan bagi para penggemar musik Indonesia. Pestapora 2025 meraih kesuksesan dengan penjualan 100 ribu tiket untuk penyelenggaraan 3 hari festival.
Kontak
POPLICISTS Publicist publicist@poplicist.com Nova
Komentar
Posting Komentar