Film SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih Lucu Maksimal!Bikin Ngakak Sekaligus Merinding, Komedi di Tengah Horor Pesugihan yang Terinspirasi dari Kisah Nyata di Jawa Timur

Film SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih Lucu Maksimal!
Bikin Ngakak Sekaligus Merinding, Komedi di Tengah Horor Pesugihan yang Terinspirasi dari Kisah Nyata di Jawa Timur

SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih tayang mulai 27 Mei 2026 di Bioskop Indonesia

Jakarta, 20 Mei 2026 - Starvision kembali bekerja sama dengan Skak Studios dan Legacy Pictures, mempersembahkan karya terbaru lewat sekuel Sekawan Limo, SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih. Di film keduanya, sutradara Bayu Skak dan produser Chand Parwez Servia menampilkan kolaborasi karya yang kembali menghibur penonton Indonesia.


SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih menjadi film yang menghadirkan kelucuan maksimal melalui komedi-komedi para jajaran ansambelnya, termasuk Demit Benedictus Siregar yang tak pernah gagal memecah tawa penonton. SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih juga menghadirkan lapisan drama dengan bumbu horor yang unik, tentang pesugihan yang menyangkut member dari geng Sekawan Limo, Andrew (Indra Pramujito).

SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih akan menghadirkan hiburan yang lengkap dengan komedi yang lebih lucu, drama yang menyentuh, dan horor yang bikin merinding. Salah satu pesan mendalam yang disampaikan di film ini adalah tentang jangan pernah mengambil jalan pintas.

"Di film ini yang menjadi pesan adalah 'ojo nggolek dalan pintas (jangan mencari jalan pintas). Sesuatu yang instan itu akan berujung petaka. Kita sering banget membandingkan dengan hidup orang lain, apalagi di media sosial kita banyak melihat kesenangan dan kemewahan, tapi kan kita nggak pernah tahu perjuangan di balik itu," ujar sutradara SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih, Bayu Skak.


Salah satu yang menarik di film SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih adalah kembalinya geng Yowis Ben, yang secara lengkap menjadi bagian dari jajaran ansambel pemain bersama pemeran baru lain di semesta Sekawan Limo. SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih dibintangi oleh Bayu Skak, Nadya Arina, Benidictus Siregar, Indra Pramujito, Firza Valaza, Jihane Almira, Elsa Japasal, Joshua Suherman, Cak Kartolo, Ning Tini, Audya Ananta, Ellea Candice, Cak Ukil, Ferry Salim, Gisella Anastasia, Marwoto, Devina Aureel, Brandon Salim, Tutus Thomson, Andy Sugar, Irene Suwandi, Sanusi, Eunike Unik, Irwan Pramujito, Yongki Setyabudi, Rensia Sanvira, Furry Setya, Dayu Wijanto, Leona Zhen, Zoe Levana, dan Stanley Hao.

"Di film SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih kami menyajikan cerita yang lebih kompleks. Setiap karakter memiliki cerita mereka masing-masing, yang akan menambah kekuatan komedinya dan membuat penasaran. Tentunya, film ini akan menjadi hiburan yang dua kali lipat lebih lucu dari film pertamanya," ujar produser Chand Parwez Servia.

Film ini akan melanjutkan kesuksesan film pertamanya, yang sukses meraih 2.508.008 penonton. Film pertamanya juga berhasil membawa tren horor-komedi pendakian gunung yang diminati penonton Indonesia.

Kini, SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih juga masih membawa tema gunung dan pendakian. Namun, di film ini juga ada kisah yang terinspirasi dari kisah nyata tentang praktik pesugihan di Gunung Kawi, Jawa Timur.

Bayu mengungkapkan, dalam penulisan yang terinspirasi dan penggunaan set Gunung Kawi, ia bersama penulis Nona Ica telah melakukan riset secara mendalam. Bahkan, termasuk
penggunaan dialek bahasa Jawa yang cukup berbeda dengan wilayah Jawa Timur lain di kawasan Gunung Kawi.

Jihane Almira, salah satu bintang yang baru bergabung di film ini mengungkapkan antusiasmenya. Syuting bersama Bayu Skak dan Geng Sekawan Limo dengan menggunakan bahasa Jawa, membuat Jihane terasa seperti pulang.

"Feels like home. Karena kebetulan aku orang Semarang, dan berkarier di perfilman juga sebenarnya ada kesulitan untuk menghilangkan medok bahasa Jawaku. Jadi ketika bertemu dengan sutradara dan pemain yang sangat fasih berbahasa Jawa, itu merasa nyaman," ujar Jihane Almira, pemeran Aruna di film SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih.

"Sekawan Limo adalah salah satu film yang membuat saya semakin dikenal di perfilman Indonesia. Senang rasanya bisa memberikan sajian komedi yang makin pecah di film keduanya ini. Penonton juga akan melihat salah satu adegan yang bakal bikin kalian enggak rela aku punya adegan itu bareng Elsa Japasal," ungkap Benedictus Siregar.

Film SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih akan menjadi sajian komedi horor yang menghibur penonton Indonesia di Bioskop. Film SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih tayang mulai 27 Mei 2026 di bioskop Indonesia. Ikuti perjalanan Geng Sekawan Limo yang akan membuat tertawa dengan kelucuan maksimal! Pantau informasi terbaru melalui akun Instagram @Sekawanlimo, @Starvisionplus, @SkakStudios, @Legacy.pictures dan Tiktok @Starvision Movie.

Sinopsis

Tiga tahun sejak pendakian Gunung Madyopuro, persahabatan 5 sekawan semakin erat. Ketika mereka reuni di ulang tahun Angel putri Andrew, mereka menyaksikan keluarga itu terancam jadi tumbal pesugihan!

Berangkatlah mereka menemani Andrew ke Gunung Klawih. Namun, Juna menghilang ke dunia demit!

Pemain dan Tim Produksi
Bayu Skak
Nadya Arina
Benidictus Siregar
Indra Pramujito
Firza Valaza
Jihane Almira
Elsa Japasal
Joshua Suherman
Cak Kartolo
Ning Tini
Audya Ananta
Ellea Candice
Cak Ukil
Ferry Salim
Marwoto
Devina Aureel
Brandon Salim
Tutus Thomson
Bagas
Lenni
Juna
Andrew
Dicky
Aruna
Kina
Wisang
Dukun Kartolo
Mbah Uti
Michelle
Angel
Cak Ukil
Om Lim
Gisella Anastasia
Yu Chen
Dukun Ranto
Carrisa
Ndaru
Thomas Richard
Andy Sugar
Irene Suwandi
Elsa
Sanusi
Warga Pasar
Eunike Unik
Wening
Irwan Pramujito
Ko Hendi
Yongki Setyabudi
Papa Johan
Rensia Sanvira
Mama Nathalia
Furry Setya
Paijo
Dayu Wijanto
Oma Linda
Leona Zhen

Penyanyi
Zoe Levana
Han Yui
Stanley Hao
Jun Ping

Starvision
Produksi :Skak Studios
Produser :Chand Parwez Servia & Riza
Mithu Nisar
Sutradara :Bayu Skak
Produser Eksekutif :
Reza Servia
Amrit Dido Servia
Raza Servia
Produser Lini :Rini Atmodjo
Penulis Skenario :Nona Ica
Pengarah Artistik :Mai Harizon
Penata Kamera :Adrian Sugiono
Penyunting Gambar : Wawan I. Wibowo
Jalu Swandaru
Penata Suara :Aditya Trisnawan
Perekam Suara :Hasanudin Bugo
Penata Musik :Mikhael Alpha Beltsazar
Penata Warna :Chressandy Rorimpandey
Penata VFX & Grafis :Dalang Digital Studio
Penata Rias & Efek :Clarista Christie
Penata Busana :Jeanne Elizabeth Fam
Penata Peran :Arief Havidz
Hafshoh Mubarak
Komedi Konsultan :Joshua Suherman
Perancang Poster :Alvin Hariz

 OST
(The Moon Represents My Heart) - Josaphat
Yue Liang Dai Biao Wo De Xin
Children Choir
Wang Shi Zhi Neng Hui Wei (The Past
Can Only Be Remembered)-Leona Zhen
Gusti, Matur Nuwun Bbh ayu Skak
Gandolane Ati - Yowis Ben

Tentang Starvision
Starvision merupakan salah satu rumah produksi film dan televisi paling berpengaruh dan terkemuka di Indonesia, dengan rekam jejak lebih dari tiga dekade dalam membentuk lanskap hiburan nasional. Di bawah kepemimpinan visioner pendiri sekaligus produser Chand Parwez Servia, perusahaan ini dikenal konsisten menghadirkan kisah-kisah yang mampu menyentuh dan dekat dengan hati penonton Indonesia.

Setiap tahunnya, Starvision merilis sekitar sepuluh judul film layar lebar, menjadikannya salah satu pemain paling stabil dan dapat diandalkan di pasar film nasional. Keistimewaan Starvision terletak pada keberanian untuk berinvestasi secara mandiri di seluruh proyeknya, sebuah komitmen yang menegaskan kemandirian kreatif sekaligus kualitas dan konsistensi dalam setiap produksi.

Dalam beberapa tahun terakhir, Starvision telah melahirkan sejumlah film box office yang sukses besar dan banyak diperbincangkan, di antaranya Petaka Gunung Gede, Sekawan Limo, 172 Days, Komang, Imperfect, Cek Toko Sebelah, dan Dua Garis Biru. Film-film tersebut menunjukkan kekuatan Starvision dalam menghadirkan hiburan yang tidak hanya komersial, tetapi juga penuh makna-meneguhkan posisi Starvision sebagai nama terpercaya bagi penonton, mitra, maupun kolaborator di industri perfilman Indonesia.

Tentang Skak Studios

Skak Studios adalah IP Studio Company yang mengusung konsep Hyper lokal lewat konten kreatif film hingga lokadrama yang menggunakan pemain putra-putri daerah atau kita menyebutnya dengan lokatalenta. Kini, Skak Studios dengan para foundernya yaitu Bayu Skak dan Ricky Ramadhan Setiyawan telah menghasilkan beberapa produk IP Character & Story dan berkolaborasi dengan beberapa Production House menelurkan karya-karya fenomenal dalam industri film seperti Yowis Ben, Lara Ati, Lokadrama Lara Ati dan Lokadrama Rujak Cingur Lek Har.

Lokadrama Lara Ati yang ditayangkan di OTT, telah merebut hati penonton hingga 50 juta penonton dari seluruh Indonesia, ini menorehkan penonton terbanyak sepanjang sejarah OTT. Begitu pula Yowis Ben yang lebih dahulu mencatat sebagai film terlaris Indonesia sepanjang tahun 2018-2021. Yowis Ben juga masuk nominasi film favorit pada Indonesian Movie Actor Awards (2018), Pemenang Film Favorit Remaja pada Festival Film Bandung (2018), dan masuk nominasi Piala Maya untuk kategori Skenario Asli dan Pemain Pendatang Baru Terpilih (2019). Semua film dan lokadrama yang telah mendapatkan apresiasi ini semuanya menggunakan hampir 100% bahasa daerah dan talenta daerah.

Tentang Legacy Pictures

PT LEGACY FILM berdiri sejak tahun 2011 dan merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang Perfilman dan Perekaman Video.

Pada Tahun 2011-2017 PT LEGACY FILM memproduksi film dan mulai tahun 2018, Legacy aktif melakukan investasi film. "PENGABDI SETAN", "AGAK LAEN", "PETUALANGAN SHERINA 2" dan "THE ARCHITECTURE OF LOVE (TAOL)" merupakan beberapa film box office dari LEGACY.

Kontak
POPLICIST Publicist
publicist@poplicist.com Nova

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Film Esok Tanpa Ibu Rilis Official Teaser BIFF 2025 Version Tampilkan Perjalanan Emosional Ali Fikry Menghadapi Duka

Vidio Luncurkan Musim Ketiga “Open BO : I Am Campus” Cerita Komedi / Drama Dewasa Dunia Mahasiswa dengan Plot Yang Berani dan Berbeda

PERTARUHAN THE SERIES 3:The Biggest Action Series in Indonesia is Back!“Kasih Paham Pake Hantam!”