LEO Pictures Rilis Teaser Poster dan Perkenalkan Deretan Bintng Film Drama Keluarga Paling Ditunggu Tahun 2026
LEO Pictures Rilis Teaser Poster dan Perkenalkan Deretan Bintng Film Drama Keluarga Paling Ditunggu Tahun 2026
Jakarta, 13 Maret 2026 – Sebuah cerita tentang ibu, pengorbanan, dan kesempatan kedua untuk pulang akhirnya diperkenalkan kepada publik. Rumah produksi LEO Pictures secara resmi merilis teaser poster film terbaru mereka, ‘Jangan Buang Ibu’ dalam acara Press Conference yang juga menjadi momen perkenalan jajaran sineas serta para pemain yang terlibat dalam film drama keluarga penuh emosi ini yang di gelar pada Jumat, 13 Maret 2026 di Main Atrium Senayan City, Jakarta.
Film ini diproduseri oleh Agung Saputra dan disutradarai oleh Hadrah Daeng Ratu, dengan dukungan Eksekutif Produser Luna Maya, dan Yasmin Napper, Evy Surahmawati. Mengangkat tema yang sangat dekat dengan kehidupan banyak orang, ‘Jangan Buang Ibu’ hadir sebagai refleksi tentang hubungan antara orang tua dan anak yang perlahan berubah oleh waktu, keadaan, dan pilihan hidup.
Film ini dibintangi oleh Nirina Zubir yang memerankan tokoh utama Ibu Ristiana, seorang ibu tunggal yang harus menghadapi kenyataan pahit di masa tuanya ketika anak-anak yang dulu ia besarkan justru menitipkannya di panti wreda.
Turut membintangi film ini Refal Hadi sebagai Tama, Amanda Manopo sebagai Dwi, Saputra Kori sebagai Tria, Erika Carlina sebagai Rasti, Fadli Faisal sebagai Hanif, serta Saskia Chadwick sebagai Rani, Basmalah Gralind sebagai Marsha , Dwi Sasono.
Deretan pemain lainnya yang turut memperkuat kisah emosional ini antara lain Farrell Rafisqi, Humairah Jahra, Jared Ali, Ingrid Widjanarko, Nunung, Mpok Atiek, Dewi Pakis, Diaz Ardiawan, Mira Desiana, dan 10 Pemenang Casting Online #JadiArtisFilm ‘Jangan Buang Ibu’ yaitu Andri Aan, Daffa Saputra, Joshua Boy, Aura Prameswari, Bian Lahat, Danti Istika, Santi Schubert, Chema Mahrey, Evelyn Hutani, dan Aishwa Ayu.
Produser Agung Saputra mengatakan bahwa film ini lahir dari kegelisahan yang sangat dekat dengan realitas banyak keluarga. “Banyak orang tua yang menghabiskan hidupnya untuk anak-anaknya, tetapi ketika mereka menua, mereka justru sering merasa sendiri. Film Jangan Buang Ibu ingin mengingatkan kita bahwa orang tua bukan beban, mereka adalah rumah pertama yang kita miliki,” ujar Agung Saputra.
Sementara itu, sutradara Hadrah Daeng Ratu menyampaikan bahwa film ini dibangun dengan pendekatan emosional yang intim agar penonton benar-benar merasakan perjalanan batin para karakternya. “Ini bukan hanya cerita tentang seorang ibu yang ditinggalkan. Ini cerita tentang anak-anak yang terlambat memahami cinta ibunya. Kami ingin penonton keluar dari bioskop dengan satu keinginan sederhana: pulang dan memeluk ibu mereka,” kata Hadrah Daeng Ratu.
Bagi Nirina Zubir, memerankan Ibu Ristiana menjadi pengalaman yang sangat personal dan emosional. “Saat membaca naskahnya, saya langsung menangis. Tadinya saya pikir ini film persembahan saya untuk ibu saya, tapi justru kebalikannya, film ini persembahan saya untuk anak-anak saya.” ungkap Nirina Zubir.
Teaser poster yang diperkenalkan pada acara ini menjadi gambaran awal dari perjalanan emosional yang akan dibawa film “Jangan Buang Ibu”. Sebuah kisah yang tidak hanya menghadirkan drama keluarga yang menyentuh, tetapi juga menjadi pengingat tentang betapa berharganya waktu bersama orang tua.
Melalui film ini, LEO PICTURES berharap penonton dapat kembali merefleksikan makna keluarga, pengorbanan, dan cinta seorang ibu yang sering kali baru kita sadari nilainya ketika waktu hampir terlambat.
Film “Jangan Buang Ibu” direncanakan tayang di bioskop Indonesia pada saat liburan 2026 di Bioskop.
SINOPSIS:
Film “Jangan Buang Ibu” menceritakan tentang Ibu Ristiana (70), seorang ibu tunggal yang menua dan dipaksa meninggalkan rumahnya untuk tinggal di panti wredha karena anak-anaknya merasa tak lagi sanggup merawatnya.
Di tengah kesunyian ruang asing itu, waktu seakan berhenti. Kenangan masa lalu perlahan terbuka seperti luka lama yang menolak sembuh — mengungkap puluhan tahun pengorbanan, kesetiaan, dan kesepian yang ia pendam dalam diam.
Melalui aroma minyak goreng, bunyi sendok yang beradu di dapur, dan resep-resep lama yang hampir terlupakan, Ibu Ristiana menelusuri kembali hidupnya: dari seorang perempuan muda yang bertahan demi anak-anaknya, hingga seorang ibu yang belajar untuk melepaskan.
Di sisi lain, anak-anaknya — Tama, Tria, dan Dewi — kini harus menghadapi bayangan masa kecil mereka sendiri: rasa bersalah, gengsi, dan cinta yang tak pernah sempat mereka ucapkan.
Melalui makanan, waktu, dan keberanian untuk meminta maaf, sebuah keluarga yang pernah tercerai oleh kemiskinan dan harga diri perlahan mencoba menemukan jalan pulang — sebelum cinta yang mereka abaikan benar-benar hilang bersama waktu.
Genre Film : Drama Keluarga
Produser : Agung Saputra
Sutradara : Hadrah Daeng Ratu
Penulis : Widya Arifianti
Produksi : LEO PICTURES
Cast : Nirina Zubir, Refal Hady, Amanda Manopo, Saputra Kori, Erika Carlina, Fadli Faisal, Saskia Chadwick, Basmalah Gralind, Dwi Sasono, Farrell Rafisqi Humairah Jahra, Jared Ali, Ingrid Widjanarko, Nunung, Mpok Atiek, Dewi Pakis, Diaz Ardiawan, Mira Desiana, Diana M. Putri, Andri Aan, Daffa Saputra, Joshua Boy, Aura Prameswari, Bian Lahat, Danti Istika, Santi Schubert, Chema Mahrey, Evelyn Hutani, Aishwa Ayu, Fariz Iskandar, Ajoy Brutus, Bara, Chan Hendra, Rita, Bu Dewi.
Komentar
Posting Komentar