Year in Review 2025: Tahun Kejayaan Streaming Konten Lokal Indonesia
Year in Review 2025: Tahun Kejayaan Streaming Konten Lokal Indonesia
Jakarta, 18 Desember 2025 — Tahun 2025 menandai fase penting bagi industri
streaming di Indonesia. Perubahan perilaku menonton, pertumbuhan adopsi digital, serta semakin kuatnya daya tarik konten lokal menjadikan streaming sebagai medium utama konsumsi hiburan masyarakat Indonesia.
Berdasarkan rangkuman data internal Vidio sepanjang 2025, terjadi akselerasi
signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Sebagai platform OTT terbesar di Indonesia, tren pertumbuhan ini juga mencerminkan dinamika konsumsi streaming nasional. Total durasi tontonan meningkat lebih dari 34% dibandingkan 2024.
Durasi per-watcher tumbuh 22%, yang menunjukkan semakin tingginya
keterikatan audiens terhadap layanan OTT. Basis pelanggan berbayar di industri ini
juga terus berkembang, menembus jutaan pelanggan aktif secara nasional.
Penetrasi Penonton Kian Meluas, Engagement Menguat di Semua Segmen
1. Lonjakan Tajam Penonton Perempuan, Disusul Pertumbuhan Solid dari
Penonton Laki-Laki
Pertumbuhan streaming tercermin dari semakin meratanya partisipasi lintas
demografi. Penonton perempuan mencatat pertumbuhan signifikan, dengan
kenaikan watchers +31% YoY serta peningkatan durasi tontonan yang jauh lebih
tinggi, yaitu +89% YoY. Disusul peningkatan stabil dari penonton laki-laki, dengan
watchers naik +6% dan durasi tontonan bertambah +24% YoY. Hal ini
menunjukkan bahwa streaming kini menjadi medium hiburan yang inklusif dan
relevan bagi berbagai kelompok gender.
2. Kota Besar Tetap Menjadi Motor, Daerah dan Regional Ikut Tumbuh
Secara geografis, kota-kota utama seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya
masih menjadi kontributor utama pertumbuhan durasi menonton dengan kenaikan di atas 30% secara tahunan. Namun, yang tak kalah penting adalah menguatnya konsumsi di berbagai daerah lain, mulai dari Bali, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sumatra Barat, hingga Maluku Utara, yang menandakan semakin luasnya akses dan adopsi streaming secara nasional.
3. Gen Z Mengambil Alih: Generasi Paling Berpengaruh dalam Streaming
Indonesia
Generasi muda, khususnya Gen Z, muncul sebagai penggerak utama pertumbuhan
streaming. Kelompok ini tidak hanya aktif mengonsumsi konten, tetapi juga
membentuk tren, percakapan, dan preferensi genre. Penonton <17 tahun mencatat
+78% watchers dan +145% durasi tontonan, sementara kelompok 18–24 tahun tumbuh +65% watchers dengan lonjakan durasi hingga hampir 3x lipat (+190% YoY).
4. Fleksibilitas Perangkat Jadi Kunci Pengalaman Menonton
Pertumbuhan streaming sepanjang 2025 terjadi secara merata di berbagai
perangkat. Penggunaan aplikasi mobile masih menjadi tulang punggung, dengan
peningkatan signifikan di iOS yang melonjak +75% YoY, dan Android yang naik +31% YoY.
Di sisi lain, konsumsi melalui Smart TV mencatat kenaikan +34% mencerminkan
pergeseran ke pengalaman menonton yang lebih personal sekaligus lebih imersif di layar besar.
Kombinasi ini menegaskan bahwa penonton kini menginginkan kebebasan memilih cara, waktu, dan perangkat dalam menikmati konten.
Konten Lokal Menguat, Menjadi Arus Utama Konsumsi
Salah satu temuan paling menonjol sepanjang 2025 adalah menguatnya dominasi
konten lokal. Cerita, karakter, dan rivalitas yang dekat dengan keseharian
masyarakat Indonesia terbukti menjadi motor utama pertumbuhan, sekaligus
mematahkan asumsi lama bahwa konten internasional seperti K-Drama atau
Hollywood selalu menjadi pilihan utama.
Secara industri, porsi durasi tontonan menunjukkan dominasi konten lokal di
berbagai kategori:
● Series: lebih dari dua pertiga durasi tontonan berasal dari produksi lokal
● Film: lebih dari 60% durasi didominasi film Indonesia
● Sports: lebih dari 87 % konsumsi berasal dari kompetisi dan olahraga lokal
Tren ini menegaskan bahwa penonton Indonesia semakin mencari kedekatan
emosional, relevansi budaya, serta representasi lokal dalam hiburan digital.
Sports Tetap Dominan, Lokal Kuat dan Global Melengkapi
Kategori olahraga tetap menjadi salah satu pilar terkuat industri streaming.
Kompetisi lokal menyumbang mayoritas durasi tontonan, sementara liga dan IP
olahraga global berperan melengkapi pilihan penonton. Loyalitas penggemar
sepak bola dan olahraga kompetitif lainnya terus mendorong konsumsi tinggi,
termasuk pada format live dan PPV.
Genre combat sports muncul sebagai salah satu kejutan tahun ini, dengan lonjakan transaksi PPV yang signifikan dan jangkauan penonton lintas negara di kawasan pAsia. Fenomena ini mencerminkan terbukanya selera audiens Indonesia terhadap
format hiburan olahraga yang semakin beragam.
Peran Vidio dalam Lanskap OTT Indonesia 2025
Sebagai platform OTT Nomor Satu di Indonesia menurut report Media Partner Asia terakhir, Vidio menjadi salah satu referensi utama dalam membaca dinamika industri ini. Sepanjang 2025, Vidio mencatat berbagai pencapaian yang
merefleksikan tren pertumbuhan industri secara keseluruhan, mulai dari
pertumbuhan pengguna, performa konten lokal, hingga pengakuan di tingkat
regional dan internasional.
Beragam genre dan judul tampil sebagai mesin pertumbuhan, mencatatkan
kenaikan konsisten di sports, original series, dan film.
1. Sports Tetap Memimpin: Lokal Kuat, Global Melengkapi
● BYON Combat Jadi Sensasi Asia, PPV Tembus Rekor Sepanjang
Sejarah
Di luar sepak bola, genre combat mengalami lonjakan yang
mengejutkan. BYON Combat mencatat peningkatan transaksi PPV
hingga +116% dibanding 2024. Performa ini menjadikan BYON Combat
salah satu konten sports dengan pertumbuhan tercepat,
mencerminkan semakin luasnya preferensi penonton Indonesia
terhadap hiburan olahraga yang lebih variatif dan spektakuler.
Jangkauan olahraga ini tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di
Malaysia dan kawasan Asia lainnya. Tahun ini, BYON Combat Showbiz
Vol. 5 mencatat sejarah dengan 536 ribu transaksi PPV, dan
mencetak lebih dari 1,7 juta watchers, menjadikannya rekor tertinggi
untuk kategori pertarungan di Asia.
● Sports Tetap menjadi Raja
Di tengah kuatnya dominasi konten lokal, Vidio juga menjadi rumah
bagi Sports IP kelas dunia. Liga-liga elite seperti BRI Super League,
Premier League, UEFA Champions League, LaLiga, dan Serie A
menyumbang hingga 60% durasi tontonan sports, menegaskan
loyalitas fan sepak bola Indonesia dan posisi Vidio sebagai destinasi
utama tayangan olahraga premium.
2. Original Series, Film, dan TV Show mendominasi performa pilar konten Vidio
sepanjang 2025.
● Vidio Original Series Memimpin
- Pertaruhan The Series 3, Scandal 3 – The Final & Sexiest, dan Jalinan Terlarang menguasai jajaran top shows 2025.
- Pertaruhan The Series menegaskan statusnya sebagai serial
aksi terbesar di Indonesia: 86 juta+ penayangan (Season 1–2)
dan 22 juta+ penayangan dalam <2 minggu untuk Season 3.
● TV Show Favorit Penonton
Genre teen drama menjadi magnet utama melalui Asmara Gen Z.
● Film yang Mencuri Perhatian
- Azzamine tampil kuat sebagai film romansa favorit penonton.
- Konco-Konco Edan hadir sebagai film horror-comedy tentang tiga sahabat dalam misi warisan penuh kekacauan, memperkaya ragam genre film lokal.
● Licensing Tetap Bersinar
Drama Turki Kuma: Istri Kedua menjadi fenomena dengan 100 juta+
menit durasi tontonan. Drama Korea S Line ikut mencuri perhatian
sebagai fenomena misterius yang viral secara organik dan meledak
tanpa diduga.
Selain performa konten yang kuat, pencapaian Vidio di 2025 juga tercermin dari berbagai bentuk pengakuan industri, diantaranya :
● Melampaui 5 juta pelanggan menurut laporan MPA Q3 2025, menjadi
tonggak penting ekspansi Vidio secara nasional.
● Best Southeast Asian Drama Series di Asian Television Awards untuk Bad
Guys.
● Best Live Sports Coverage untuk BYON Combat Showbiz Vol. 5.
Momentum Marketing 2025: Narasi Baru “Lebih Dari Hiburan” & Antusiasme
Tinggi Kompetisi Film Vidio
Selain itu, melalui kampanye brand “Lebih Dari Hiburan”, Vidio mendorong peran
streaming sebagai ruang koneksi dan pertumbuhan kreatif. Kompetisi Film Vidio
yang digelar perdana pada 2025 berhasil menjaring lebih dari 700 ide film pendek
dari seluruh Indonesia, mencerminkan tingginya minat dan potensi sineas muda
nasional.
Teguh Wicaksono, Chief Marketing Officer Vidio, menyampaikan:
“Pertumbuhan yang terjadi di industri ini mencerminkan perubahan besar dalam
cara masyarakat Indonesia menikmati hiburan. Konten yang relevan secara
budaya, pengalaman menonton yang fleksibel, serta ruang bagi kreativitas lokal
menjadi faktor penting dalam mendorong keterikatan audiens. Ke depan,
tantangannya adalah bagaimana seluruh pelaku industri terus berinovasi dan
menjaga kualitas agar streaming dapat tumbuh secara berkelanjutan.”
Dengan fondasi ini, industri OTT Indonesia memasuki 2026 dengan optimisme baru,
membuka lebih banyak peluang bagi kreator, penonton, dan kolaborasi lintas
ekosistem, seiring semakin kuatnya posisi konten lokal di panggung digital.
Tentang Vidio
Vidio adalah platform OTT terdepan di Indonesia yang menghadirkan berbagai konten berkualitas yang dapat
diakses kapan saja dan di mana saja. Mulai dari olahraga kelas dunia, TV live streaming, konten berlisensi,
hingga produksi eksklusif Vidio Original Series. Selama lebih dari satu dekade, Vidio menghadirkan lebih dari
sekadar pengalaman menonton. Vidio Lebih Dari Hiburan, menjadi koneksi emosional yang membangun
pengalaman bersama bagi para penonton di seluruh Indonesia. Untuk para pencinta olahraga, Vidio
menghadirkan lebih dari 70 kompetisi olahraga berskala global dan nasional. Berikut pertandingan bergengsi
yang pernah dan sedang ditayangkan mulai dari FIFA World Cup, Summer Olympic Games, Premier League,
UEFA Champions League, BRI Super League, SEA VLeague, Proliga, Livoli, Wimbledon, Formula 1, MotoGP, hingga
Combat Sports seperti Byon Combat, dan masih banyak lagi. Dengan pengalaman sebagai official broadcaster
untuk multi-event seperti Olimpiade Tokyo 2020 dan Asian Games 2018, Vidio membuktikan komitmennya
dalam memberikan tayangan Lebih Dari Menang Kalah—menghubungkan semangat, kebanggaan, dan
solidaritas dalam setiap pertandingan. Di sisi lain, Vidio juga dikenal sebagai pionir dalam produksi Vidio Original
Series—menjadi OTT Indonesia dengan jumlah produksi original terbanyak. Vidio hadir sebagai trendsetter
yang terus mengangkat cerita lokal menjadi konten yang kuat, relevan, dan berkelas. Dengan lebih dari 100
Original Series yang diproduksi hingga akhir tahun 2025, Vidio menghadirkan tayangan Lebih Dari Cerita
—menyuguhkan genre yang beragam, sekuel yang dinantikan, hingga adaptasi dan kejutan yang membekas di
hati penonton. Didukung infrastruktur teknologi yang andal, Vidio sukses melakukan streaming ke jutaan
penonton secara seamless, dan meraih pengakuan dari Google serta Akamai sebagai salah satu platform
terbaik di kawasan Asia Pasifik
Komentar
Posting Komentar