Film Keadilan (The Verdict) Siap Jadi Film Pengadilan Terbaik di Indonesia
Film Keadilan (The Verdict) Siap Jadi Film Pengadilan Terbaik di Indonesia
Jakarta, 12 November 2025__ MD Pictures kembali bikin terobosan baru lewat film Keadilan (The Verdict),dan menggelar acara Gala Premier di Epicentrum tanggal 12 November 2025,Film ini menceritakan
Raka (Rio Dewanto), seorang petugas keamanan pengadilan yang jujur merasa gelisah menyaksikan hukum dimanipulasi oleh uang, koneksi, dan kebohongan.
Hingga akhirnya, istrinya sendiri, Nina (Niken Anjani), pengacara muda yang sedang hamil menjadi korban kejahatan brutal dari anak orang kaya yang mendapat perlindungan dari seorang pengacara licik bernama Timo (Reza Rahadian). Terjebak dalam sistem yang korup dan sosial media yang mudah dipengaruhi, Raka perlahan kehilangan keyakinannya, hingga dia pun memutuskan untuk mengambil alih persidangan dengan pistol di tangannya.
Menurut Reza, alasan utamanya bergabung dalam film ini adalah karena ceritanya sangat relevan dengan situasi Indonesia.
"Jujur saya pertama kali ngobrol sama Mas Yusron (sutradara), salah satu hal yang membuat saya tertarik untuk bermain dalam film ini karena cerita yang sangat relevan dengan apa yang ada di situasi kita hari ini,"Ujar Reza dalam konferensi pers.
Film produksi MD Pictures ini juga mendapat dukungan besar dari para mahasiswa berbagai kampus, mulai dari UMJ, UIN, hingga UI. Saat itu, warna-warni jaket almamater mereka tampak mencolok di antara kerumunan, menambah semarak suasana. Semuanya terlihat bersemangat untuk menyaksikan film yang dibintangi oleh Rio Dewanto dan Reza Rahadian ini. Studio 1 malam itu benar-benar penuh. Hampir tak ada kursi kosong.
Film Keadilan (The Verdict) tayang di bioskop mulai 20 November 2025. Mengusung genre courtroom thriller, film ini mengikuti kisah Raka, petugas keamanan pengadilan yang berjuang mencari keadilan atas istrinya yang meninggal dunia secara tragis. Perjalanan Raka tersebut turut menyingkap berbagai manipulasi hukum, kepentingan tersembunyi, hingga dilema moral yang menggerogoti sistem peradilan.
Komentar
Posting Komentar