Gangguan Berbahaya Jin Dasim Pengganggu Suami Istri dalam Film Horor "Dasim" karya Sutradara Ginanti Rona

Gangguan Berbahaya Jin Dasim Pengganggu Suami Istri dalam Film Horor "Dasim" karya Sutradara Ginanti Rona

Hubungan berjarak, Dasim merusak! Film "Dasim" tayang mulai 15 Mei 2025 di bioskop.

Jakarta, 8 Mei 2025– Film horor "Dasim" karya terbaru persembahan Starvision
dari sutradara Ginanti Rona, akan tayang di jaringan bioskop Indonesia mulai 15 Mei
2025. Film "Dasim" membawa teror yang mencekam dari sosok jin Dasim, membawa
gangguan berbahaya untuk pasangan suami istri yang baru saja menikah dan tengah
menyambut kelahiran buah hati pertama mereka.

Dikisahkan Salma (Zulfa Maharani) dan Arman (Omar Daniel) adalah pasangan muda
yang bahagia, tetapi sejak menikah Salma mulai merasakan gangguan mistis. Ketika
Salma hamil dan Arman mengeriakan proyek besar di kantor arsiteknya dan membuatnya sering lembur, mereka pindah ke rumah ibu Arman (Meriam Bellina).

Namun, meski telah berpindah tempat tinggal, Salma masih mengalami teror yang
justru semakin menyeramkan. Salma balhkan kini berkonflik dengan mertuanya,
ditambah muncul kecurigaan Arman berselingkuh, hingga Salma kini memercayai
dan mengandalkan salah satu tetangganya yang misterius.

Film “Dasim" dibintangi oleh Omar Daniel, Zulfa Maharani, Adinda Thomas, Meriam
Bellina, Dinda Kanyadewi, Morgan Oey, Arswendy Bening Swara, Yatti Surachman,
Grace Ayu, Tania Hantara, dll. Film "Dasim" sekaligus menjadi reuni bagi kedua
bintang utama Omar Daniel dan Zulfa Maharani bersama sutradara Ginanti Rona.
Para pemeran mampu memberikan kualitas akting terbaik mereka dan menampilkan
dimensi yang berbeda sehingga berhasil membuat dunia yang diciptakan begitu hidup
dan realistik.

Sepanjang film, Ginanti Rona berhasil membuat penonton untuk menebak misteri
dan teka-teki siapa yang tega memisahkan rumah tangga Salma dan Arman. Penonton
diajak untuk ikut menaruh rasa curiga terhadap beberapa karakter yang ada di flm.
Unsur horor yang mencekam juga sangat kuat di film "Dasim". Talk hanya
mengandalkan jumpscare, film "Dasim" juga menghadirkan horor yang tajam nan
kejam. Penonton bisa merasakan kengerian hingga membuat berteriak karena adegan
yang dirancang dengan apik dan tepat secara momentum.

Film "Dasim" juga memberikan nuansa yang membuat penonton penasaran hingga
akhir film. Ditambah, pada babak akhir Ginanti Rona memberikan energi tancap gas
yang akan memberikan klimaks sebelum keluar bioskop.

Diproduseri oleh Chand Parwez Servia, Riza, dan Mithu Nisar, film "Dasim" akan
menjadi horor kedua yang dirilis Starvision tahun ini yang berdasarkan peristiwa
nyata, setelah kesuksesan "Petaka Gunung Gede" yang berhasil menjadi film
blockbuster awal tahun 2025. Chand Parwez mengatakan, pada karya terbaru
Starvision, ia membawa tema baru yang berbeda dari horor sebelumnya.

"Film "Dasim" akan memberikan pengalaman menonton yang berbeda lagi untuk
pencinta horor Indonesia. Jika sebelumnya Starvision menyajikan horor yang
diadaptasi dari kisah nyata tentang persahabatan dan pendakian gunung, kali ini
melalui “Dasim" penonton akan melihat bagaimana pasangan suami istri dan sebuah
keluarga akan berjuang menghadapi teror yang mengganggu dan mencoba
memisahkan merelka, melalui sosok yang sangat kuat, Jin Dasim. Gangguan-gangguan
dalam rumah tangga ini tak hanya diwujudkan dalam drama tapi juga horor yang
meneror serta terasa mengerikan. Namun, kami berharap penonton juga bisa
mengambil nilai penting tentang menjaga suatu hubungan agar tidak pernah
dihampiri sosok Dasim," kata produser film horor "Dasim" Chand Parwez Servia.

Sutradara Ginanti Rona mengungkapkan, di film "Dasim" ia ingin memberikan
pengalaman horor yang berbeda dari garapan sebelumnya. Dengan latar belakang
mistisisme yang dipercaya dalam agama Islam, tentang sebuah amalan yang dapat
menyesatkan dan bersekutu dengan jin, Ginanti Rona berhasil menghadirkan horor
yang memiliki kekuatan untuk dinikmati menjadi hiburan sekaligus pelajaran
bermakna.

"Untuk menciptakan sosok Jin Dasim dan apa saja yang bisa dia lakukan, hingga dari
mana awal mulanya, saya beserta tim melakukan riset juga konsultasi ke tokoh agama.Hal ini agar memberikan alasan kuat, mengapa sosok Jin Dasim ini bisa begitu
meneror dan memiliki tipu daya yang menyesatkan pasangan suami istri. Film
"Dasim" akan memberikan sensasi ngeri, curiga, sekaligus berteriak saat
menontonnya," kata sutradara film “Dasim" Ginanti Rona.

Di flm "Dasim", Zulfa Maharani juga melakukan perubahan dan tampilan berbeda.
Di flm ini, ia memerankan Salma sebagai sosok istri yang taat bukan hanya kepada
suami namun juga ajaran agama.

"Pengalaman baru lagi bagiku, karena aku memerankan karakter Salma yang tengah
hamil. Di film "Dasim", Salma dibuat menjadi orang yang sangat mudah curiga dan
berprasangka buruk akibat ulah tipu daya Dasim. Ada tantangan lainnya, yakni ketika
aku harus melakukan suatu adegan yang menjadi klimaks film ini, dan itu sangat
menguras energi dan bagaimana aktor dituntut untuk memiliki kepandaian olah
tubuh," kata Zulfa Maharani.


Omar Daniel, yang sebelumnya juga pernah bekerja sama dengan Zulfa Maharani dan
Cinanti Rona begitu cair memerankan Arman, suami dari Salma di film "Dasim" Menurutnya, karakter Arman bisa saja membuat penonton geram. Padahal, hal itu
karena ulah Jin Dasim.

"Di film "Dasim" kita akan melihat sosok Arman yang tadinya sangat baik dan
perhatian dengan istrinya, Salma, berubah menjadi begitu buruk. Mulai berani membentak hingga mengabaikan. Konflik itu, tak lain karena ulah Jin Dasim. Namun,
ada yang menjadi misteri dan teka-teki yang harus dipecahkan di film ini. Siapa orang
di balik yang bersekutu dengan Jin Dasim untuk menghancurkan rumah tangga
Arman dan Salma? Itu yang akan membuat kita penasaran hingga akhir film," kata
Omar Daniel.

Film horor "Dasim" tayang mulai 15 Mei 2025 di bioskop Indonesia! Tkuti terus perkembangan film "Dasim" melalui akun Instagram resmi @ dasimfilm dan
@starvisionplus, juga TikTok @ Starvision Movie

Sinopsis

Salma dan Arman pasangan muda bahagia, tetapi sejak menikah Salma mulai
merasakan gangguan mistis. Ketika Salma hamil dan Arman mengerjakan proyek
besar yang membuatnya sering lembur, mereka pindah ke rumah ibu Arman.

Salma mengalami teror yang semakin menyeramkan, konflik dengan mertua,
ditambah kecurigaannya bahwa Arman selingkuh, hingga Salma mengandalkan
tetangganya yang misterius.

Pemain dan Tim Produksi

Arman                    Omar Daniel
Salma                     Zulfa Maharani
Indri                        Adinda Thomas
Lastri                      Meriam Bellina
Diah                        Dinda Kanyadewi
Dhika                      Morgan Oey
Kyai Hasan            Arswendy Bening Swara
Bi Sumi                  Yatti Surachman
Jessica                  Grace Ayu
Penggoda              Tania Hantara

Produksi                     Starvision
Produser                     Chand Parwez Servia
                                     Riza Mithu Nisar
Sutradara                    Ginanti Rona
Produser Eksekutif    Reza Servia
                                     Amrit Dido Servia
                                     Raza Servia
                                     Rini Atmodjo
Produser Lini              Piu Syarif
Peristiwa Diceritakan Kepada  Piu Syarif
Penulis Skenario        Decky Putra
                                     Natania Jansen
                                     Ginanti Rona
Pengarah Artistik       Wihana Erlangga
Penata Kamera          Propagandhy
Penyunting Gambar Wawan I. Wibowo
Penata Suara             Crossfade
Perekam Suara          Hasanudin Bugo
Penata Musik             Ricky Lionardi
Penata Warna            Chressandy Rorimpandey
Penata VFX & Grafis        In My Room
Penata Rias                 Vera wati
Penata Rias Efek        Clarista Christie
Penata Busana           Aldie Harra
Penata Peran             Arief Havidz
                                    Jahur Ahmad
Perancang Poster      Alvin Hariz

Tentang Starvision

Starvision adalah salah satu rumah produksi Indonesia yang sukses dengan berbagai
judul film populer dan telah menerima penghargaan bergengsi. Film-film seperti
Virgin (2005), Heart (2006) dan Get Married (2007) adalah judul yang meraih box
office tertinggi di bioskop Indonesia di tahun penayangannya.

Selain itu, karya Starvision kerap menjadi trendsetter dengan berbagai genre yang
meraih kesuksesan, seperti The Tarix Jabrix (20o8), Perempuan Berkalung Sorban
dan Get Married 2 (2009), Laskar Pemimpi dan Kabayan Jadi Milyuner (2010), Purple
Love dan Hafalan Shalat Delisa (2011), Perahu Kertas (2012), Cinta Brontosaurus
(2013), Marmut Merah Jambu (2014), Ngenest (2015), Koala Kumal dan Cek Toko
Sebelah (2016), Critical Eleven, Sweet 2o dan Susah Sinyal (2017), Yowis Ben dan

Milly & Mamet (2018), Yowis Ben 2, Ghost Writer, Dua Garis Biru dan Imperfect
(2019), Yowis Ben3 dan Yowis Ben Finale (2021), Keramat 2 dan Cek Toko Sebelah 2
(2022), Hati Suhita dan 172 Days (2023), Sinden Gaib, Dua Hati Biru, The
Architecture of Love (TAOL), Sekawan Limo, Rumah Dinas Bapak, Modal Nekad
(2024), juga Petaka Gunung Gede dan Komang (2025).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bad Guys dengan “Mengadili Persepsi”

“Bayang-Bayang Anak Jahanam” Kisahkan Cinta IbuTerhadap, Anaknya yang Terhalang Ancaman Kekuatan Jahat

Siaran Press Film RAHASIA RASA