Bikin Penonton Salah Fokus, Kenapa Kamu Gak Boleh Langsung Percaya Tatapan Polos Anya Zen di 'Lobang Buaya'?
Bikin Penonton Salah Fokus, Kenapa Kamu Gak Boleh Langsung Percaya Tatapan Polos Anya Zen di 'Lobang Buaya'? Sejak tayang serentak di bioskop, film horor-misteri terbaru karya sutradara Hanung Bramantyo, Lobang Buaya, sukses mengacak-acak emosi penonton. Di tengah teka-teki pembunuhan berantai berdarah dingin yang terjadi setiap tanggal 30 sepanjang tahun 1964, perhatian publik justru tersedot kuat pada kehadiran aktris muda berbakat, Anya Zen. Banyak penonton mengaku luluh, bersimpati, hingga terpukau melihat kepiawaian aktingnya. Namun, di dalam semesta fiksi sejarah racikan Hanung yang sarat manipulasi, ada satu peringatan penting: jangan pernah menelan mentah-mentah rasa iba kalian pada karakter yang terlihat paling rapuh! Representasi Kaum Tertindas: Oasis Simpati atau Pengalih Perhatian? Mengambil latar waktu satu tahun sebelum meletusnya tragedi kelam 1965 di Indonesia, film ini mengikuti penyelidikan dingin Letnan Soegeng (Baskara Mahendra) terhadap kematian...